Bunuh 16 Warga Afghan, Tentara AS Telah 3 Kali Ditugaskan ke Irak


tentara AS di Kandahar (Reuters)
Washington, Seorang tentara Amerika Serikat telah ditahan menyusul aksi penembakan brutal yang menewaskan 16 warga sipil di Afghnistan. Tentara berpangkat sersan tersebut telah tiga kali ditugaskan ke Irak namun baru sekali ini ditempatkan di Afghanistan.

Sejauh ini belum ada keterangan mengenai motif penembakan tersebut. Prajurit yang tidak disebutkan namanya itu merupakan pria beristri dengan tiga anak. Menurut pejabat-pejabat AS, seperti dilansir AFP, Senin (12/3/2012) dia berasal dari sebuah unit yang berbasis di negara bagian Washington.

Pejabat-pejabat militer AS menegaskan bahwa dia merupakan pelaku tunggal penembakan brutal di Kandahar pada Minggu, 11 Maret waktu setempat. Namun sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa pelaku terdiri dari beberapa tentara AS.

Atas insiden tersebut, Presiden AS Barack Obama telah menelepon Presiden Afghan Hamid Karzai untuk menyatakan duka citanya. Obama juga berjanji bahwa pemerintah AS akan menyelidiki penuh kejadian tersebut.

Hal senada disampaikan Menteri Pertahanan AS Leon Panetta dalam percakapan via telepon dengan Karzai.

“Saya mengutuk kekerasan itu dan terkejut serta berduka karena seorang anggota militer AS diduga terlibat, yang jelas-jelas bertindak di luar rantai komandonya,” kata Panetta dalam statemennya.

“Penyelidikan penuh tengah dilakukan,” imbuhnya.

Atas insiden ini, kelompok militan Taliban Afghan bersumpah akan membalas dendam kematian para korban. Di antara ke-16 korban tewas, sebagian besar adalah anak-anak dan wanita. Menurut pemerintah Afghan, korban tewas adalah 9 anak, 3 wanita dan 4 pria.

(ita/nvt)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s