Warga Tutup Jalan Perumahan


DEPOK, KOMPAS.com – Warga Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, menutup jalan pengembangan Perumahan Taman Anyelir 3, Sabtu (10/3/2012) ini.

Penutupan jalan tersebut dilakukan, sebagai bentuk protes warga atas proyek pengurukan sempadan Kali Ciliwung. Pengurukan tersebut dinilai sebagai penyebab longsor yang terjadi berkali-kali di tempat tersebut. Warga dan pengembang sebelumnya membuat kesepakatan untuk memperbaiki turap sempadan Ciliwung.

“Kesepakatan tersebut belum dijalankan pengembang. Turap kali belum aman, sementara saluran pembuangan air hanya satu yang dipakai sebagai pembuangan air saat hujan. Ini yang membuat longsor sering terjadi,” tutur Thamrin, Ketua RT 04 /RW 08 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, kepada Kompas.

Penutupan tersebut dilakukan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Awas Daerah Longsor.” Menurut Thamrin, spanduk itu tidak akan dilepaskan selama tidak ada niat untuk memperbaiki turap Kali Ciliwung.

“Kami tunggu respon pengembang. Jika mereka mencabut spanduk itu, berarti tidak memiliki niat menyelesaikan persoalan ini,” kata Thamrin.

Sehari sebelumnya, warga Kelurahan Kalimulya itu juga mengadukan persoalan itu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok.

Awal Maret ini, Pemkot Depok menerbitkan surat pencabutan izin kegiatan di sempadan sungai. Seiring dengan terbitnya surat itu, maka pengembang diminta menghentikan semua aktivitasnya di area tersebut.

Selama aksi penutupan, tidak ada bentrokan fisik antara pengembang dan warga. Polisi berjaga-jaga mengawal aksi protes warga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s