Matahari


Matahari

  1. Matahari Merupakan Bintang

Bintang merupakan benda langit yang dapat memancarkan (meradiasikan) energinya sendiri. Energi radiasi (pancaran) bintang memancar ke segala arah dan sebagian sampai menuju Bumi. Jadi, cahaya yang dipancarkan sebuah bintang berasal dari bintang itu sendiri. Oleh karena Matahari termasuk bintang, Matahari pun dapat memancarkan memancarkan energinya sendiri. Hal ini berbeda dengan planet dan satelit yang hanya dapat memantulkan cahaya dari Matahari.

2. Energi Radiasi (Pancaran) Matahari

Cahaya merupakan salah satu bentuk energi. Matahari memancarkan energi melalui reaksi fusi atau reaksi penggabungan inti atom hidrogen. Reaksi fusi atom hidrogen di Matahari menghasilkan energi yang sangat besar sehingga dapat memberikan energi untuk seluruh makhluk hidup di permukaan Bumi.

Seperti telah kita ketahui, Matahari merupakan benda langit yang berupa gumpalan gas pijar aktif dan panas. Pada bagian inti Matahari terjadi ledakan inti atom hidrogen menjadi ini atom helium sehingga suhunya dapat mencapai sekitar tiga puluhlima juta kelvin (35.000.000 K). Panas dari inti Matahari ini diradiasikan secara berkesinambungan ke seluruh permukaannya. Suhu di permukaan matahari dapat mencapai 6.000 K. Suhu dari permukaan Matahari inilah yang diradiasikan (dipancarkan) ke segala arah hingga sebagian sampai ke Bumi.

  1. Bahan Pembentuk Energi Matahari

No

Nama Unsur

Persentase Massa (%)

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Hidrogen

Helium

Oksigen

Karbon

Neon

Besi

Nirogen

Silikon

Magnesium

Sulfur

76,4

21,8

0,80

0,40

0,20

0,10

0,10

0,08

0,07

0,05

Jumlah total

100

  1. Proses Pembentukan Energi Matahari

Reaksi fusi hanya terjadi pada suhu yang tinggi sehingga dinamakan reaksi fusi termonuklir. Pada reaksi fusi di Matahari, setiap empat atom hidrogen berubah menjadi sau atom helium. Pada reaksi fusi terjadi penyusutan massa. Dengan demikian, semakin lama Matahari mengeluarkan cahaya, massanya semakin menyusut dan lambat laun akan habis.

  1. Lapisan-Lapisan Matahari

a. Inti Matahari

Inti Matahari adalah bagian terdalam dari Matahari.

b. Fotosfer

Fotosfer merupakan lapisan cahaya yang jika diamati dari Bumi berwarna putih menyilaukan.

c. Kromosfer

Kromosfer merupakan lapisan atmosfer Matahari yang mengeluarkan cahaya merah. Apabila terjadi gerhana Matahari total, Bulan akan menutupi seluruh permukaan fotosfer sehingga lapisan kromosfernya tampak jelas. Kromosfer disebut juga atmosfer Matahari.

Kromosfer adalah lapisan Matahari yang memiliki partikel-partikel ini semisal proton, neutron, dan elektron. Suhu rata-ratanya berkisar 6.000 K hingga 20.000 K.

Di daerah kutub-kutub Bumi, efek angin Matahari dapat menghasilkan fenomena alam yang menakjubkan yang disebut aurora. Aurora terjadi jika angin Matahari tersebut terkungkung oleh lapisan medan magnet Bumi dan berinteraksi dengan partikel-partikel di lapisan ionosfer sehingga akan menghasilkan pijaran-pijaran bercahaya di langit malam.

d. Korona

Korona atau mahkota Matahari adalah lapisan yang berada di atas kromosfer atau atmosfer Matahari bagian luar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s