Wingtip dan kegunaan nya pada pesawat


Bagi teman teman penggemar dunia dirgantara pasti tahu winglet, pasti tahu kan? yah winglet /wingtip sekarang mulai di aplikasikan di beberapa pesawat terbaru, pada sebuah pesawat, bentuk body selalu menjadi pertimbangan khusus bagi para perancang pesawat, mengapa? karena bentuk pesawat selalu disempurnakan demi mencapai tujuan tujuan antara lain seperti kemampuan jelajah, penghematan bahan bakar, kecepatan, kenyamanan serta daya muat pesawat. Para ahli rancang bangun pesawat bahkan membentuk team khusus yang berfikir keras akan rancangan rancangan mereka yang akan datang seperti yang dilakukan team “skunk work” yang tersohor itu.

bentuk pesawat sangat berpengaruh dengan media terbang mereka di udara dan apa yg di hadapi saat terbang seperti drag dan turbulensi. Dulu pesawat dibuat dengan bentuk seadanya, namun sekarang pesawat dibuat dengan bentuk yang streamline serta penuh dengan pertimbangan terbang yang terlebih dahulu di uji ketangguhan nya disebuah lorong angin/terowongan angin. Kembali ke topik, mengenai Winglet, winglet sebetulnya telah di aplikasikan pada mobil Cadillac Eldorado buatan amerika sekitar tahun 50-60 an, dan kini di aplikasikan pada sayap utama pesawat. Winglet bukan sekedar aksesoris tambahan agar terlihat keren, namun memiliki fungsi.

Sebuah Cadillac Eldorado yang menjadi inspirasi hadirnya Winglet pada pesawat ( lihat bagian ekor belakang mobil )

sebuah pesawat dalam pengujian aerodinamis di terowongan angin/wind tunnel

gaya yang diterima pada pesawat
keterangan gambar:

Thrust/daya dorong: gaya ke depan yang dihasilkan oleh Mesin / baling-baling. Drag/hambatan : gaya perlambatan, dan disebabkan oleh gangguan aliran udara oleh sayap, pesawat, dan lain benda menonjol / aerodinamic Weight/berat: adalah gabungan dari pesawat itu sendiri seperti para awak, bahan bakar, kargo atau bagasi. Berat menarik pesawat ke bawah karena gaya gravitasi, hal ini bertolak belakang dengan daya angkat yang harus di pikul saat take off. Lift/daya angkat: merupakan kemampuan pesawat untuk mengangkat dirinya terbang hal ini bertolak belakang dengan weight/berat. diproduksi oleh efek dinamis dari udara yang bekerja pada sayap

Winglet terbukti mengurangi asupan bahan bakar pada pesawat (irit bahan bakar) dan tentunya bila begitu menambah daya jelajah maksimum pesawat dan juga memiliki fungsi aerodinamika yang lebih baik seperti mengurangi induced drag ( drag daya angkat ). Pernah saya membaca sebuah kejadian kecelakaan pesawat yang diakibatkan oleh adanya aliran udara berpilin ( Vortex ) yang mengakibatkan kecelakaan pada pesawat dibelakangnya ( saya lupa nama kejadian itu dan pesawat apa yg jadi korban ), nah kejadian itu sekarang bisa di reduce dengan hadirnya Winglet pada ujung sayap ini.


Gambar sebuah gangguan pilinan udara (vortex) dan perbandingan antara pesawat ber winglet dan yang tidak ber winglet

Pada dasarnya induced drag disebabkan oleh terbentuknya pusaran (vortex) diujung sayap. Dengan menambahkan winglet maka kekuatan vortex yg terbentuk dapat diperlemah dan induced drag dikurangi. Winglet adalah tambahan panjang bentangan sayap, tetapi arahnya keatas bukan datar. Dampaknya sama saja dengan memperpanjang bentangan sayap, tetapi beban momen tambahan tidaklah sebesar kalau sayap diperpanjang arah horisontal. Inilah sebabnya mengapa anda bisa melihat banyak pesawat modern yg menggunakan winglet. Dulu winglet itu hampir tegak lurus secara mendadak diujung sayap. Tetapi bentuk winglet yg baru adalah apa yg disebut blended winglet atau winglet yg tersambung mulus pada ujung sayap, yaitu melengkung keatas secara gradual (sedikit demi sedikit). Pesawat Boeing yg baru semuanya sudah menggunakan winglet. Tetapi Airbus sedikit ketinggalan jaman. Baru2 ini Airbus melakukan uji coba memasang blended winglet (gambar diatas)pada pesawatnya, dan ternyata ini seperti juga halnya dengan pesawat Boeing, mampu mengurangi drag sebesar 7%, yg berarti avtur yg dibutuhkan utk setiap perjalanan juga berkurang sebesar 7%, suatu jumlah yang cukup besar dan diharapkan bisa mengurangi fuel surcharge yg harus dibayar penumpang.

gambar pilinan udara yang terjadi di ujung ujung sayap, pada beberapa kasus ini sangat berbahaya terutama pada pesawat di belakangnya. fase fase pilinan udara yang berbahaya terutama terjadi saat tinggal landas, memanjat, dan fase pendaratan penerbangan.

GAMBAR DIAGRAM PERBANDINGAN PESAWAT DENGAN WINGLET DAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN

Kredit picture for angkasa-online.com

Winglets mengurangi pusaran pada ujung sayap (vortex), sebuahTornado kembar yang dibentuk oleh perbedaan antara tekanan pada permukaan atas sayap pesawat .Tekanan tinggi pada permukaan bawah menciptakan aliran udara hingga membentuk pilinan ikal di sekitarnya. Ada beberapa jenis dari winglet ini

 -Wingtip biasa (B737 Classic, b757, dll.)

– Wingtip fences (A320, A380 )

-Swept back wingtip (767-400)

-Winglet biasa (A330,A340, dan B747-400)

-Blended Winglets (B737 NG)

-Winglet MD-11 (winglet biasa tapi ada tambahan kecil di bawahnya) 

CompilationsFrom:
http://www.free-online-private-pilot-ground-school.com/Aerodynamics_in_flight.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Wingtip_device
http://indoflyer.com
http://www.aviationpartners.com/technology.html
http://howstuffworks.com/
http://angkasa-online.com/

Ditulis dalam unik. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s